Teroris dan Agama??

Beberapa hari lalu terjadi pengeboman bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Setiap kali terjadi peristiwa serupa, selalu saja muncul statement-statement seperti ini di media sosial:

  • “Teroris itu tidak beragama”
  • “Ini bukan masalah agama, tapi oknum”
  • “Si X itu mungkin tidak belajar agama dengan benar…”
  • “Kami mengutukan aksi pengeboman…”

Berhubung kata bapak presiden RI “terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apapun”, kita asumsikan saja dulu bahwa teroris itu atheis/agnostik/skeptik/antitheis/pastafarian/apapun itu istilahnya. Pertanyaan pertama yang muncul adalah: “apa motivasi mereka melakukan bom bunuh diri?”

Entah. Mereka kan tidak percaya dengan afterlife. Jadi begitu mati ya sudah. Selesai. Tamat riwayat. Tidak ada imbalan yang diperoleh. Berbeda dengan umat beragama yang memang percaya dengan afterlife, dan tindakan-tindakan tertentu yang kelak diganjar dengan pahala disana (hmmm…. :mrgree:).

Jadi kalaupun membom, ya lakukan saja dari jarak jauh. Nggak perlu ikutan mati. Itulah yang Tim McVeigh dan Unabomber lakukan.

Secara prinsip/ideologi, rasanya terlalu naif bilang kalau “teroris itu tidak beragama” atau “teroris ngga ada hubungannya dengan agama”.

Anders Behring Breivik
Keluarga pelaku bom Surabaya 2018

Hmm.

See You Later, Kinokuniya Plaza Senayan

It’s said that all good things must come to and end.

After more than 2 decades of service, finally Kinokuniya Plaza Senayan reaches its end.

I’ve been a regular customer since junior high school days (umm… 2000 perhaps?). Spent countless hours there reading books. OK, not a “regular customer” yet at the time, because most of the books were simply unaffordable for students :mrgreen:

Until this day, I personally see Kinokuniya as the most happy comfort place in Plaza Senayan. Once you open a book, it’s difficult to stop reading and going to the next ones.

Yea COVID-19 sucks. Hopefully after this pandemic ends, Kinokuniya Plaza Senayan will be re-opened.

Justice League Snyder Cut

Overall, it doesn’t change my general impression about that movie, which is between unimpressed and slightly disappointed. Nevertheless, this edition shows us some interesting details.

“Oh hello there flying green man”

Flying green man

Yes, the original movie also portrayed a member of the Green Lantern Corps. But his face wasn’t clear enough.

Instead of Steppenwolf, Darkseid is shown as the main conqueror here.

THE Big Bad Guy

And speaking about Steppenwold, I like his shiny armor here. Kinda resembles Asgardian’s Destroyer.

And in the end the movie, we see another flying green man. Hello J’onn J’onzz. Well, this is a nice addition.

Ah wait, another nice addition. What the hell is Joker doing here? Why Batman teams up with him, Deathstroke, Mera, Flash, Cyborg, etc? Ahh just a knightmare. So this is a possible scenario if somehow Darkseid wins the war? Hmm…

Pemerintah Bubarkan FPI?

Dari cerita mitologi Yunani, kita mengenal suatu mahluk yang dinamai Hydra, yaitu monster ular berkepala banyak yang kepalanya tumbuh setiap kali ditebas.

Begitu pula ideologi atau organisasi. Melarang suatu ideologi/organisasi seringkali bukanlah berujung meredam, melainkan membuatnya makin menjalar atau bertumbuh di tempat lain.

Akhirnya pemerintah membubarkan FPI berdasarkan 6 alasan, antara lain karena:

  • Isi anggaran dasar FPI dinyatakan bertentangan dengan Pasal 2 Undang-undang Ormas
  • Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI sebagai ormas berlaku sampai 20 Juni 2019 dan sampai saat ini belum memenuhi syarat untuk memperpanjang SKT.

Apa yang terjadi? FPI mempertimbangkan mengganti nama. Terbukti kan, ganti pita kaset tapi isinya masih lagu yang lama juga? :p

Mungkin dalam hal ini pemerintah bisa belajar dari zaman Orde Baru, soal partai “itu”. Nah sayang kejadian ini di bulan Desember. Coba seandainya di bulan September, nah kan momennya lebih…. “pas”

:p

Wonder Woman 1984

Dude, they gave Max Lord too much power boost.

The Max Lord I know frow the comics is mind-controlling dude.

Not in the same league with X-Men’s Prof X, though. Probably Lord is much weaker. And now? He has the ability to grant anyone’s wish… but with a catch: you gain a thing AND lose something else. Think The Wishmaster. What will happen if all the wishes from both good and bad guys are granted? Yep you got the idea: chaos.

Cheetah, BTW, had to potential but urmm… “missed” it. And no I’m not talking about her bad CGI.

And actually I’m still unsure what this movie is trying to aim for.