BTP Divonis 2 Tahun Penjara

Dan akhirnya terjadi juga

Sepertinya secara umum ada 2 kubu besar yang menyikapi masalah ini:

  1. Kubu #1, yang berpendapat BTP salah dan harus segera diadili dan dipenjarakan.
  2. Kubu #2, yang berpendapat BTP tidak salah, dan tidak perlu menghadapi proses hukum lebih lanjut.

Saya termasuk kubu #2. Mengenai insiden penistaan agama, opini pribadi saya masih sama:

ide/konsep/ideologi/tradisi dalam bentuk apapun, termasuk agama tidak perlu kebal dari analisis, kritik, dan ekstrimnya: cercaan/hinaan/nistaan. Agama itu bukan individu.

Jadi, jika memang benar apa yang BTP lakukan di Pulau Seribu itu adalah penistaan agama, ya biarkan saja. Perhatikan bagian jika. Tapi sayangnya, apalah arti opini seorang awam macam saya :p

Sudah ada pasal 156 dan 156a di KUHP yang mengatur itu. Dan BTP pun harus menjalani hukuman penjara. Entah bakal mengajukan naik banding atau tidak.

 

Well suka tidak suka, begitulah UU yang berlaku. Seandainya saya berkuasa untuk merubah atau menghapusnya…

 

Be First to Comment

Leave a Reply